Setelah menuntaskan karirnya di FC Twente, Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen pada jendela transfer musim panas 2026. Pemain yang sebelumnya menjadi pilar di lini belakang Timnas Indonesia ini menandatangani kontrak berdurasi dua tahun untuk memperkuat klub tersebut. Bergabungnya Mees ke Heerenveen tentu menarik perhatian, karena ia mengikuti jejak dua mantan rekan senegaranya yaitu Thom Haye dan Nathan Tjoe A-On yang juga pernah berseragam klub asal Belanda ini.
Langkah Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen
Mees Hilgers, yang sebelumnya berlaga untuk FC Twente, memutuskan untuk mencoba tantangan baru dengan bergabung ke SC Heerenveen. Dalam sesi latihan pada tanggal 31 Agustus 2026, ia terlihat antusias menyongsong perjalanan karir barunya. Dengan kemampuan dan pengalaman yang telah dibangunnya, Hilgers bertekad untuk memberikan kontribusi terbaik bagi tim yang dilatih oleh Robin Veldman.
Berstatus sebagai bek, Mees akan bersaing ketat untuk merebut posisi di tim inti Heerenveen. Bergabung dengan klub ini bukan hanya soal mencetak gol atau menghalau serangan lawan, tetapi juga melibatkan tanggung jawab sebagai bagian dari sejarah panjang yang dimiliki klub ini di kancah sepak bola Belanda.
Namun, perjalanan karir bermain di Heerenveen tidaklah mudah. Mees harus bekerja keras untuk membuktikan kemampuannya, terlebih ia kini tergabung dengan beberapa pemain berkualitas lainnya. Ia perlu menunjukkan performa konsisten agar bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih dan menjadi pilihan utama dalam setiap laga.
Koneksi yang Terjalin dengan Mantan Pemain Heerenveen
Mees Hilgers bukan satu-satunya pemain dari Indonesia yang menghiasi sejarah SC Heerenveen. Sebelumnya, nama-nama seperti Thom Haye dan Nathan Tjoe A-On juga pernah berkesempatan mengenakan jersey De Superfriezen. Kehadiran Mees di Heerenveen semakin memperkuat hubungan tali persaudaraan di antara para pemain berkebangsaan Indonesia yang berkarir di luar negeri.
Thom Haye, gelandang yang saat ini membela Persib Bandung, memiliki jejak yang cukup mengesankan selama membela Heerenveen. Ia tercatat selama tiga musim, mulai dari 2021 hingga 2024, memainkan 86 pertandingan dan mengukir 7 gol serta 13 assist. Pengalaman yang diperolehnya di Heerenveen telah memberikan warna tersendiri dalam perjalanan karirnya, yang dilanjutkan dengan sukses di kompetisi domestik Indonesia.
Sementara itu, Nathan Tjoe A-On, meskipun karirnya di Heerenveen tergolong singkat dengan hanya satu musim, juga menemui momen menarik. Meskipun hanya tampil dalam empat pertandingan, dia memiliki pengalaman berharga sebagai pemain pelapis. Saat ini, Nathan melanjutkan kariernya di Willem II setelah sukses membantu tim tersebut promosi ke liga yang lebih tinggi.
Kedua pemain ini menjadi inspirasi tersendiri bagi Mees, yang kini sedang mengukir mimpi dan langkahnya di SC Heerenveen. Harapan untuk melihat kiprah Mees yang cemerlang di liga Belanda pastinya sangat besar. Terlebih lagi, ia juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia di mata internasional.
Dengan sejarah yang terjalin dan tradisi yang ada di Heerenveen, Mees Hilgers diharapkan bisa menemukan kebahagiaan dan kesuksesan dalam karir barunya. Dukungan dari suporter setia dan atmosfer kompetitif yang kental di Eredivisie tentu menjadi motivasi tersendiri untuk Mees, agar bisa menjadi bagian penting dari kesuksesan Heerenveen di masa mendatang.
BACA JUGA :