Timnas Indonesia akhirnya meraih kemenangan di ajang level senior setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan ini mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung cukup lama. Timnas Indonesia mengklaim trofi pertamanya di turnamen resmi FIFA setelah mengalahkan Thailand dengan cara dramatis melalui babak adu penalti. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (5/10/2026), dan berakhir dengan skor 4-2 untuk Indonesia.
Pentingnya Peran John Herdman dalam Kesuksesan Timnas Indonesia
Keberhasilan Timnas Indonesia tidak terlepas dari kontribusi besar pelatih John Herdman. Taktik yang diterapkan dan pemilihan komposisi pemain menjadi kunci hasil positif tim Garuda di turnamen ini. Pertarungan melawan Thailand yang berakhir malam itu sangat spesial bagi Herdman, karena dia mempersembahkan gelar juara setelah lebih dari sembilan bulan menjabat sebagai pelatih.
Mulai memimpin Timnas Indonesia sejak 1 Januari 2026, Herdman telah bekerja selama 278 hari untuk meningkatkan performa tim. Selebrasi kemenangan pun berlanjut ke ruang konferensi pers, di mana Herdman dan salah satu pemain, Elkan Baggott, mendapat sambutan meriah dari wartawan setelah pertandingan final tersebut.
Rapor Positif John Herdman Bersama Timnas
Sejak melatih Timnas Indonesia, Herdman telah memimpin tim dalam 12 pertandingan resmi, baik di uji coba maupun turnamen regional. Dalam 12 laga tersebut, ia berhasil meraih delapan kemenangan, dua kali imbang, dan mengalami dua kekalahan. Ini adalah pencapaian yang cukup mengesankan untuk pelatih berusia 51 tahun itu.
Dengan rata-rata 2,17 poin per pertandingan, Herdman mencatat prestasi tertinggi dibandingkan ketika dia melatih Timnas Kanada, di mana dia menghasilkan rata-rata 1,98 poin dalam 58 pertandingan. Timnas Indonesia juga menunjukkan produktivitas yang tinggi, mencetak 34 gol dan kebobolan 14 gol sejauh ini.
Meskipun berhasil, perjalanan Timnas Indonesia di bawah komando Herdman tidak selalu mulus. Tim mengalami pasang surut performa, termasuk keterpurukan saat kalah telak 0-3 dari Vietnam dalam ajang Piala AFF 2026 di kandang sendiri. Taktik Herdman juga sempat menghadapi kritik saat tim kesulitan meraih hasil positif di berbagai pertandingan.
Pada akhirnya, puncak dari kerja keras Herdman dan tim adalah saat meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Ini menjadi catatan sejarah baru bagi tim nasional Indonesia, yang terakhir kali merasakan gelar pada gelaran SEA Games 1991. Kesuksesan ini mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun.
Herdman menegaskan bahwa meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026 adalah salah satu target utama yang ingin dicapai oleh dirinya serta para pemainnya. “Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi Indonesia. Trofi pertama dalam sejarah. Pemain-pemain di sini telah berkontribusi untuk membantu kami menjadi satu kesatuan yang lebih solid,” ungkapnya setelah pertandingan melawan Thailand. “Kami berkomitmen untuk mengangkat trofi, tidak peduli seberapa sulit perjuangan tersebut.”
BACA JUGA :