• BTC$93,540.69
    2.30%
  • ETH$3,194.34
    3.08%
  • USDT$1.00
    0.05%
  • BNB$942.04
    4.02%
  • XRP$2.11
    2.29%
  • SOL$143.26
    1.81%
  • USDC$1.00
    -0.04%
  • TRX$0.30
    1.81%
  • STETH$3,192.50
    3.00%
  • DOGE$0.14
    4.00%
  • ADA$0.41
    3.55%
  • WSTETH$3,910.17
    3.06%
  • XMR$670.48
    11.69%
  • BCH$611.80
    -1.15%
  • WBTC$93,315.86
    2.26%

SBOTOP : Terungkap! Bayaran Fantastis Lionel Messi di GOAT India Tour Capai Rp187 Miliar

Nama Lionel Messi kembali menjadi sorotan dunia, kali ini bukan karena aksi briliannya di lapangan hijau, melainkan nilai bayaran fantastis yang ia terima saat berkunjung ke India. Megabintang asal Argentina tersebut dilaporkan mengantongi hampir 100 crore Rupee India, atau setara sekitar Rp187 miliar, dalam kunjungan singkat selama empat hari dalam agenda bertajuk GOAT India Tour.

Kunjungan Messi ke India sejatinya dirancang sebagai perayaan sepak bola berskala besar yang mempertemukan sang ikon dunia dengan jutaan penggemarnya di Negeri Bollywood. Namun, alih-alih meninggalkan kesan manis, acara tersebut justru berujung polemik serius akibat kekacauan penyelenggaraan, khususnya pada acara utama di Kolkata.

Rincian Bayaran Messi Terungkap

Berdasarkan laporan kantor berita PTI, penyelenggara acara, Satardru Dutta, memberikan keterangan resmi kepada Tim Investigasi Khusus (SIT) yang dibentuk kepolisian setempat. Dalam keterangannya, terungkap bahwa Messi sebenarnya tidak menerima utuh 100 crore Rupee India.

“Lionel Messi dibayar 89 crore Rupee untuk tur tersebut, sementara 11 crore Rupee dibayarkan sebagai pajak kepada pemerintah India,” demikian pernyataan yang dikutip dari hasil pemeriksaan.

Jika dikonversikan, nilai tersebut tetap tergolong luar biasa. Dengan durasi kunjungan hanya empat hari, Messi menerima bayaran puluhan miliar rupiah per hari—angka yang menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet dengan nilai komersial tertinggi di dunia.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa sumber dana untuk membayar Messi berasal dari berbagai sektor. Sekitar 30 persen dana diperoleh dari sponsor, sementara 30 persen lainnya berasal dari penjualan tiket. Sisanya ditutup melalui kerja sama komersial dan promosi lain yang melekat pada agenda GOAT India Tour.

GOAT India Tour: Ambisi Besar, Eksekusi Bermasalah

GOAT India Tour dirancang sebagai ajang temu penggemar yang menghadirkan Messi bersama dua rekannya di Inter Miami, yakni Luis Suárez dan Rodrigo De Paul. Acara utama dijadwalkan berlangsung di Stadion Salt Lake, Kolkata, dengan durasi sekitar empat jam sejak pukul 09.00 waktu setempat.

Antusiasme publik begitu luar biasa. Ribuan penggemar dari berbagai daerah memadati stadion, bahkan sebagian rela membayar tiket dengan harga mencapai Rs. 20.000 demi melihat Messi secara langsung. Sejumlah tokoh publik ternama juga disebut masuk dalam daftar undangan, termasuk aktor papan atas Bollywood, Shah Rukh Khan.

Namun, sebelum acara utama berlangsung, Messi sebenarnya sudah lebih dulu bertemu Shah Rukh Khan dalam sebuah acara terpisah, yakni peresmian virtual patung setinggi 70 kaki yang menampilkan sosok Messi. Acara tersebut turut dihadiri anggota parlemen Bidhannagar, Sujit Bose, dan disiarkan secara luas.

Kekacauan di Stadion Salt Lake

Masalah mulai muncul saat Messi, Suárez, dan De Paul tiba di Stadion Salt Lake. Kedatangan mereka dikawal ketat oleh aparat keamanan, didampingi Menteri Olahraga Bengal Barat Aroop Biswas, Satardru Dutta selaku promotor, serta perwakilan klub Mohun Bagan.

Ketika Messi mulai berkeliling lapangan untuk menyapa penonton, situasi perlahan tak terkendali. Ribuan suporter terus mendesak ke depan, membuat garis pengamanan semakin sulit dijaga. Aparat keamanan kewalahan menahan gelombang massa yang ingin mendekat.

Agenda lanjutan berupa sesi football clinic yang melibatkan anak-anak dari seluruh distrik di Bengal Barat sebenarnya telah dipersiapkan. Namun, dengan kondisi stadion yang semakin tidak kondusif, pihak keamanan mengambil keputusan cepat demi keselamatan sang pemain.

Messi akhirnya meninggalkan stadion lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

Amarah Suporter dan Dampak Lanjutan

Kepergian Messi secara mendadak memicu kekecewaan besar di kalangan penonton. Emosi memuncak, dan situasi berubah ricuh. Sejumlah suporter dilaporkan menerobos masuk ke lapangan, melempar botol air, merobek poster promosi, hingga merusak kursi stadion.

Banyak penonton merasa dirugikan karena tidak mendapatkan pengalaman yang dijanjikan, terlebih setelah membayar tiket dengan harga tinggi. Kericuhan ini akhirnya menjadi pintu masuk penyelidikan aparat kepolisian terhadap dugaan salah urus dan kelalaian penyelenggara.

Satardru Dutta kini ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak berwenang menyelidiki alur pendanaan, perizinan acara, hingga aspek keselamatan yang dinilai diabaikan.

Messi Tetap Profesional, Citra Komersial Tak Tergoyahkan

Meski acara berakhir kacau, Lionel Messi tetap dinilai menjalankan kewajibannya secara profesional. Ia hadir sesuai jadwal, menyapa penggemar, dan mengikuti rangkaian acara yang memungkinkan dilakukan dalam kondisi aman.

Kasus GOAT India Tour justru kembali menegaskan satu hal: di mana pun Messi berada, magnet komersial dan daya tarik globalnya hampir mustahil dibendung. Bayaran hampir Rp187 miliar untuk kunjungan singkat menjadi bukti konkret nilai ekonomi sang legenda.

Namun di sisi lain, kejadian ini juga menjadi pelajaran penting bagi promotor olahraga berskala besar. Antusiasme publik yang luar biasa harus diimbangi dengan perencanaan matang, manajemen kerumunan yang profesional, serta standar keamanan internasional.

GOAT India Tour mungkin berakhir dengan kontroversi, tetapi kisah bayaran fantastis Lionel Messi akan terus menjadi bahan perbincangan—sekaligus pengingat bahwa sepak bola modern bukan hanya soal permainan, melainkan industri global bernilai raksasa.

BACA JUGA :