• BTC$95,293.56
    4.46%
  • ETH$3,310.68
    6.81%
  • USDT$1.00
    0.09%
  • XRP$2.17
    5.37%
  • BNB$946.62
    4.67%
  • SOL$147.11
    5.68%
  • USDC$1.00
    -0.07%
  • STETH$3,307.47
    6.78%
  • TRX$0.31
    1.67%
  • DOGE$0.15
    9.07%
  • ADA$0.42
    8.76%
  • WSTETH$4,052.75
    6.83%
  • XMR$680.69
    14.32%
  • BCH$619.50
    -0.21%
  • WBTC$95,052.63
    4.44%

SBOTOP : Paul Munster Akui Keunggulan Persib Usai Bhayangkara FC Kalah di GBLA

Bhayangkara FC harus menerima kenyataan pahit usai pulang tanpa poin dari markas Persib Bandung pada pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (21/12/2025) malam WIB, The Guardian takluk dengan skor 0-2 dalam laga yang berlangsung intens sejak menit awal.

Kekalahan tersebut berdampak langsung pada posisi Bhayangkara FC di klasemen sementara. Mereka kini turun ke peringkat kesembilan dengan koleksi 19 poin dari 14 pertandingan. Sebaliknya, Persib Bandung sukses memanfaatkan kemenangan ini untuk naik ke posisi kedua dengan raihan 31 poin, terus menempel ketat pemuncak klasemen.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, tak menampik bahwa kualitas Persib menjadi faktor utama yang membuat timnya kesulitan. Ia menilai Maung Bandung tampil solid, disiplin, dan memiliki kedalaman skuad yang membuat tekanan terhadap tim tamu tak pernah kendur sepanjang pertandingan.

Akui Kedalaman dan Kualitas Persib Bandung

Dalam konferensi pers seusai laga, Paul Munster secara terbuka mengakui bahwa Persib musim ini diperkuat oleh komposisi pemain yang sangat komplet. Baik pemain inti maupun pengganti, menurutnya, memiliki kualitas yang nyaris setara, sehingga intensitas permainan Persib tetap terjaga dari awal hingga akhir.

“Ya, mereka memiliki pemain-pemain bagus. Semua pemain inti berkualitas dan pemain pengganti juga sangat bagus. Jadi, kami memang sudah tahu ini,” ujar Munster.

Pelatih asal Britania Raya tersebut menegaskan bahwa kekuatan Persib sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Ia mengaku sudah memahami kualitas lawan sejak sebelum pertandingan, tetapi tetap memilih fokus pada upaya memaksimalkan performa timnya sendiri.

“Kami tahu kualitas tim ini, tetapi kami harus fokus pada diri kami sendiri dan melakukan yang terbaik dengan apa yang kami miliki,” tambahnya.

Dominasi Lini Tengah Jadi Pembeda

Munster juga menyoroti performa lini tengah Persib yang dinilai menjadi kunci kemenangan tuan rumah. Ia secara khusus menyebut kontribusi dua pemain naturalisasi, Thom Haye dan Eliano Reijnders, yang mampu mengontrol tempo permainan dengan sangat baik.

Keduanya dinilai sukses memutus alur serangan Bhayangkara FC sekaligus menjadi penghubung efektif saat Persib membangun serangan. Dominasi tersebut membuat The Guardian kesulitan mengembangkan permainan, terutama di area tengah dan sepertiga akhir lapangan.

Tekanan berlapis dari Persib memaksa Bhayangkara FC lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik, namun upaya tersebut jarang membuahkan peluang bersih.

Performa Tim Tamu Dinilai Belum Maksimal

Selain mengakui keunggulan lawan, Munster juga jujur menilai performa anak asuhnya belum berada di level terbaik. Menurutnya, untuk bisa mencuri poin di kandang Persib dengan dukungan penuh Bobotoh, setiap pemain harus tampil pada performa maksimal.

“Sayangnya malam ini, ada beberapa pemain yang performanya tidak cukup baik untuk mendapatkan hasil di sini,” ujar Munster. “Semua orang harus tampil dengan kualitas terbaik, terutama saat menghadapi tim seperti Persib.”

Kekalahan ini menjadi catatan evaluasi penting bagi Bhayangkara FC yang dalam beberapa pekan terakhir masih berupaya menjaga konsistensi di papan tengah klasemen. Munster menegaskan bahwa timnya harus segera belajar dari laga ini agar tidak kehilangan momentum di sisa musim.

Atmosfer GBLA dan Tekanan Bobotoh

Faktor atmosfer stadion juga tak bisa diabaikan. Stadion GBLA yang dipadati Bobotoh menciptakan tekanan tersendiri bagi tim tamu. Sorakan dan dukungan tanpa henti dari suporter Persib membuat intensitas laga semakin tinggi, terutama ketika tuan rumah mulai mendominasi permainan.

Bhayangkara FC beberapa kali mencoba keluar dari tekanan, namun rapatnya pertahanan Persib dan kecepatan transisi tuan rumah membuat ruang gerak mereka semakin sempit.

Optimisme Tetap Dijaga Bhayangkara FC

Meski kecewa dengan hasil akhir, kiper Bhayangkara FC, Aqil Savik, menegaskan bahwa timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. Ia mengakui laga melawan Persib berjalan sangat sulit, tetapi percaya The Guardian mampu bangkit di pertandingan berikutnya.

“Pertandingan yang cukup sulit. Tapi saya yakin tim kami akan bangkit lagi dan fokus menatap laga selanjutnya,” ujar Aqil.

Ia juga menyoroti kerja keras seluruh tim sepanjang pertandingan, meski hasil akhirnya belum sesuai harapan. Menurutnya, semangat dan mentalitas tim tetap menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga ke depan.

“Tentu ini bukan hasil yang saya harapkan karena kami tidak mendapatkan poin. Namun, saya tetap bersyukur karena tim sudah bekerja keras. Ini jadi momen untuk evaluasi dan menatap ke depan,” tegasnya.

Persib Makin Percaya Diri, Bhayangkara FC Fokus Evaluasi

Bagi Persib Bandung, kemenangan ini semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat di papan atas BRI Super League musim ini. Konsistensi permainan dan kedalaman skuad menjadi modal utama Maung Bandung dalam menjaga persaingan gelar tetap terbuka hingga akhir musim.

Sementara itu, Bhayangkara FC dihadapkan pada pekerjaan rumah untuk memperbaiki performa, terutama saat menghadapi tim-tim besar. Dengan kompetisi yang masih panjang, The Guardian masih memiliki kesempatan untuk kembali naik ke papan atas—asal mampu belajar dari kekalahan di GBLA dan tampil lebih solid di laga-laga berikutnya.

BACA JUGA :