• BTC$95,293.56
    4.46%
  • ETH$3,310.68
    6.81%
  • USDT$1.00
    0.09%
  • XRP$2.17
    5.37%
  • BNB$946.62
    4.67%
  • SOL$147.11
    5.68%
  • USDC$1.00
    -0.07%
  • STETH$3,307.47
    6.78%
  • TRX$0.31
    1.67%
  • DOGE$0.15
    9.07%
  • ADA$0.42
    8.76%
  • WSTETH$4,052.75
    6.83%
  • XMR$680.69
    14.32%
  • BCH$619.50
    -0.21%
  • WBTC$95,052.63
    4.44%

SBOTOP Madrid vs Sevilla : Xabi Alonso Ambil Keputusan Berani di Laga Penuh Tekanan

Laga Real Madrid kontra Sevilla akan menjadi panggung krusial bagi Los Blancos untuk menutup kalender 2025 dengan catatan positif di La Liga. Pertandingan pekan ke-17 ini dijadwalkan berlangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (21/12/2025) pukul 03.00 WIB.

Duel ini hadir di tengah musim yang penuh dinamika bagi Real Madrid. Tekanan hasil kian menguat, sementara kondisi skuad belum sepenuhnya ideal akibat inkonsistensi performa dan masalah kebugaran. Kemenangan bukan sekadar target tiga poin, melainkan kebutuhan mutlak untuk menjaga posisi di klasemen sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proyek jangka menengah yang tengah dibangun.

Di balik tuntutan tersebut, Xabi Alonso justru memilih konsisten dengan prinsipnya. Pelatih asal Spanyol itu tak menghindari risiko, bahkan ketika situasi belum sepenuhnya aman. Keputusan-keputusan berani kembali terlihat jelang Madrid vs Sevilla—sebuah laga yang berpotensi menentukan arah musim.

Momentum Tipis dari Copa del Rey, PR Stabilitas Masih Ada

Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan modal kemenangan 3-2 atas Talavera di ajang Copa del Rey. Hasil tersebut memang menjaga momentum, tetapi juga mengungkap pekerjaan rumah yang belum tuntas: stabilitas permainan. Madrid masih kerap kehilangan kontrol pada fase-fase tertentu, terutama saat transisi bertahan.

Kini fokus sepenuhnya beralih ke liga. Madrid vs Sevilla diposisikan sebagai laga “wajib menang” di hadapan publik Bernabeu. Tekanan itu secara otomatis mengarah ke bangku cadangan kepada Xabi Alonso yang masih membutuhkan hasil konsisten untuk mengamankan legitimasinya sebagai arsitek proyek.

Media Spanyol melaporkan bahwa Alonso tetap memilih jalur berani. Alih-alih bermain aman dengan opsi yang itu-itu saja, ia membuka ruang bagi talenta akademi untuk masuk dalam rencana pertandingan. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi Alonso sejak awal: membangun keberlanjutan tanpa mengorbankan identitas klub.

Beri Ruang Akademi di Tengah Tekanan

Nama-nama seperti David Jimenez, Jorge Cestero, dan Thiago Pitarch kembali masuk dalam skuad utama. Ketiganya sempat tampil di laga tengah pekan dan kini dipersiapkan sebagai opsi menghadapi Sevilla. Keputusan ini menunjukkan keberanian Alonso untuk bertaruh pada energi dan keberanian pemain muda—bahkan di laga dengan taruhannya besar.

Bagi Alonso, akademi bukan sekadar cadangan darurat. Ia menilai perkembangan teknis dan mental para pemain muda sudah cukup untuk berkontribusi di level tertinggi, setidaknya sebagai opsi rotasi. Pendekatan ini juga membantu menjaga intensitas tim di tengah jadwal padat.

Meski demikian, Alonso tetap menerapkan seleksi ketat. Tidak semua pemain muda akan terlibat. Victor Valdepenas dan Joan Martinez dipastikan kembali ke tim Castilla yang diasuh Alvaro Arbeloa pada akhir pekan ini. Keputusan tersebut menegaskan bahwa keberanian Alonso dibarengi dengan pertimbangan taktis dan keseimbangan skuad.

Cedera dan Manajemen Risiko

Krisis cedera membuat Madrid belum bisa menurunkan seluruh pemain inti dalam kondisi terbaik. Situasi ini memaksa staf pelatih mengelola menit bermain dengan cermat. Di sinilah keberanian Alonso diuji: memilih antara mengandalkan pengalaman penuh atau memberi ruang bagi energi muda yang lebih segar.

Cestero, Pitarch, dan Jimenez dinilai menunjukkan perkembangan signifikan di akademi. Bernabeu bisa menjadi panggung pembuktian—meski mereka tak selalu diproyeksikan sebagai starter. Peran mereka bisa hadir sebagai pembeda dari bangku cadangan, terutama ketika intensitas laga meningkat di babak kedua.

Sevilla Datang Tanpa Beban, Ancaman Nyata

Di sisi lain, Sevilla datang ke Bernabeu tanpa beban sebesar tuan rumah. Status sebagai penantang kerap membuat mereka bermain lebih lepas dan berbahaya, khususnya lewat transisi cepat dan pemanfaatan ruang di belakang garis pertahanan.

Madrid harus cermat membaca momentum. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, terlebih jika Sevilla mampu mencuri gol lebih dulu. Karena itu, pilihan Alonso untuk tetap setia pada prinsip—sambil mengelola risiko—akan sangat menentukan.

Ujian Proyek dan Kepemimpinan

Madrid vs Sevilla bukan sekadar penutup kalender pertandingan. Laga ini adalah ujian arah proyek, kepemimpinan pelatih, dan kesiapan generasi berikutnya di tengah tekanan hasil. Bagi Alonso, konsistensi filosofi menjadi pesan penting: keberanian bukan berarti ceroboh, melainkan komitmen pada proses yang diyakini.

Bernabeu akan menilai bukan hanya skor akhir, tetapi juga cara Madrid bermain. Apakah tim menunjukkan kematangan, keberanian mengambil inisiatif, dan kemampuan mengelola momen krusial? Atau justru kembali terjebak pada ketidakstabilan?

Taruhan Akhir Tahun di Bernabeu

Jika Madrid mampu meraih kemenangan dengan performa meyakinkan, kepercayaan terhadap proyek Alonso akan menguat menjelang paruh kedua musim. Sebaliknya, hasil negatif akan memperbesar tekanan dan memaksa evaluasi lebih dalam.

Satu hal yang jelas: Xabi Alonso memilih bertaruh. Di tengah tekanan, ia tak menutup pintu bagi pemain muda dan tetap setia pada prinsip. Madrid vs Sevilla pun menjelma menjadi panggung pembuktian—bagi pelatih, skuad, dan masa depan proyek Los Blancos.

BACA JUGA :