• BTC$73,337.17
    -0.09%
  • ETH$2,294.77
    1.72%
  • USDT$1.00
    0.00%
  • XRP$1.36
    -0.34%
  • BNB$609.91
    -0.03%
  • USDC$1.00
    0.00%
  • SOL$85.30
    -0.23%
  • TRX$0.32
    0.67%
  • STETH$2,293.84
    1.84%
  • DOGE$0.09
    -1.03%
  • HYPE$42.78
    2.37%
  • WSTETH$2,825.72
    1.76%
  • LEO$10.14
    0.43%
  • ADA$0.25
    -2.42%
  • BCH$439.30
    -1.45%

SBOTOP: PSM Tanpa Tomas Trucha, Tetap Incar Poin Penuh di Kandang PSIM

PSM Makassar bersiap menghadapi laga tandang yang tidak mudah pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Pasukan Ramang akan menantang PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (10/4/2026) sore WIB, dengan target utama mencuri poin penuh meski dalam kondisi yang kurang ideal.

Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi timnya. Selain kualitas lawan yang terus meningkat, dukungan penuh suporter tuan rumah juga diprediksi menjadi tantangan tambahan bagi Juku Eja.

“Pertandingan ini pasti berat dan tidak mudah bagi kami. PSIM adalah tim yang bagus dan mereka akan mendapat dukungan ribuan suporter,” ujar Amiruddin dalam konferensi pers, Kamis (9/4/2026).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa sepak bola selalu menyimpan peluang bagi siapa saja. Kunci utama, menurutnya, adalah disiplin, kerja keras, dan mental pantang menyerah sepanjang pertandingan.

“Di sepak bola tidak ada yang mustahil. Tim yang lebih disiplin, lebih agresif, dan memiliki mental kuat, dialah yang akan mendapatkan hasil terbaik,” tambahnya.

Waspadai Kekuatan Kolektif PSIM Yogyakarta

Dari hasil analisis tim pelatih, PSM Makassar menilai bahwa kekuatan PSIM Yogyakarta tidak hanya terletak pada individu pemain, melainkan pada permainan kolektif yang solid dan terorganisir dengan baik.

Amiruddin menegaskan bahwa timnya tidak boleh hanya fokus pada satu atau dua pemain lawan, karena secara keseluruhan PSIM memiliki struktur permainan yang rapi dan agresif.

“Dari analisis kami, pemain PSIM memang bagus-bagus. Tapi yang lebih penting, mereka bermain sangat kompak sebagai tim. Itu yang menjadi perhatian utama kami,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para pemain PSM untuk selalu waspada ketika menghadapi tekanan, terutama saat pemain PSIM memasuki area pertahanan.

“Kami sudah menekankan kepada pemain bahwa siapa pun yang masuk ke area pertahanan harus diwaspadai, karena itu bisa menjadi ancaman serius,” tegasnya.

Misi Bangkit dari Tren Negatif PSM Makassar

PSM Makassar datang ke laga ini dengan kondisi yang belum ideal. Tim asal Sulawesi Selatan tersebut belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di BRI Super League 2025/2026.

Terakhir kali PSM meraih tiga poin adalah saat menang 2-1 atas PSBS Biak pada 8 Februari lalu. Situasi ini membuat tekanan semakin besar, terlebih dengan absennya pelatih kepala Tomas Trucha yang kembali tidak mendampingi tim di pinggir lapangan.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak klub terkait ketidakhadiran pelatih asal Republik Ceko tersebut. Sementara itu, tugas kepelatihan kembali dipegang oleh Ahmad Amiruddin.

Meski dalam situasi sulit, Amiruddin menegaskan bahwa PSM tetap datang dengan misi jelas, yakni membawa pulang hasil maksimal dari Bantul.

“Setiap pelatih tentu ingin hasil terbaik. Kami sadar PSIM sangat kuat di kandang, tapi kami juga ingin keluar dari tren negatif ini,” ujarnya.

“Semoga Allah memudahkan kami untuk meraih poin di laga ini,” tambahnya.

Gala Pagamo: PSM Siap Tempur

Dari kubu pemain, winger muda PSM Makassar, Gala Pagamo, memastikan bahwa seluruh tim dalam kondisi siap tempur menghadapi PSIM Yogyakarta.

Ia menyebutkan bahwa persiapan tim telah dilakukan secara menyeluruh, baik dari aspek teknis, taktik, maupun mental.

“Kondisi tim saat ini sangat baik. Kami sudah melakukan persiapan dengan maksimal, mulai dari latihan teknis, taktikal, hingga non-taktikal,” kata Gala.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain siap menjalankan instruksi pelatih demi meraih hasil terbaik di laga tandang ini.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin mengikuti arahan pelatih dan berjuang untuk meraih tiga poin. Mohon dukungan dari masyarakat Makassar,” ujarnya.

Duel Penting di Papan Tengah Klasemen

Secara klasemen, PSM Makassar saat ini masih berada di peringkat ke-13 dengan koleksi 25 poin. Sementara itu, PSIM Yogyakarta menempati posisi ke-8 dengan 38 poin.

Perbedaan posisi tersebut membuat laga ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di papan klasemen BRI Super League musim ini.

Dengan tekanan yang ada, pertandingan di Stadion Sultan Agung dipastikan akan berjalan sengit dan penuh intensitas tinggi sejak menit awal.

BACA JUGA :