SBOTOP: Italia Berjuang Keras Namun Gagal di Laga Perdana UEFA Nations League

Para pemain Italia mengheningkan cipta untuk menghormati mantan bintang Italia, Sandro Mazzola sebelum pertandingan UEFA Nations League antara Italia dan Belgia yang berlangsung di Roma pada Jumat, 25 September 2026.

Italia memulai kampanye mereka di UEFA Nations League A 2026-27 dengan hasil yang mengecewakan, terjatuh 0-2 dari Belgia di Stadio Olimpico, Roma, pada dini hari WIB, Sabtu (26/9/2026). Gol pertama bagi Belgia dicetak oleh Mika Godts pada menit ke-20, diikuti oleh Dodi Lukebakio yang menggandakan keunggulan timnya dengan sebuah aksi individu brilian di menit ke-69.

Setelah masa istirahat, Italia menunjukkan peningkatan performa, menciptakan berbagai peluang guna mengejar ketinggalan. Giovanni Di Lorenzo, bek Italia, menyatakan bahwa seluruh tim telah memberikan semua kemampuan mereka dalam pertandingan tersebut. Meskipun hasilnya tidak memuaskan, ia melihat ada pelajaran yang bisa dipetik dari penampilan mereka.

Peluang Terbuang dan Kecolongan di Serangan Balik Belgia

Walaupun Italia memiliki kesempatan, mereka tidak bisa menghindari kesalahan yang menyebabkan gol bagi Belgia. Pada babak pertama, Belgia menunjukkan permainan agresif yang dominan. Godts sukses membuka skor setelah dengan cerdik memanfaatkan umpan dari Kevin De Bruyne, melewati Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang Italia.

Di Lorenzo mengakui bahwa timnya terlalu terbawa semangat menyerang sehingga tidak cukup berhati-hati. Setiap langkah yang diambil ternyata sesuai dengan arahan pelatih Roberto Mancini, namun harus diakui bahwa Belgia memiliki beberapa pemain berkualitas yang bisa menghukum kesalahan. Satu di antara momen tersebut tampak jelas ketika Godts dan Lukebakio berhasil memanfaatkan peluang-peluang penting demi membawa Belgia meraih kemenangan.

Di saat Italia meningkatkan level permainan mereka setelah jeda, mereka malah harus menerima kenyataan pahit saat Lukebakio kembali mencetak gol kedua. Tembakan dari jarak 20 meter yang ia lepaskan setelah melakukan aksi individu mengguncang pertahanan Italia yang tengah berusaha bangkit.

 BACA JUGA :