SBOTOP: Timnas Basket Indonesia Bidik Lolos dari Pool A di Asian Games 2026

Timnas Basket Indonesia Putra resmi mendapatkan kesempatan tampil di Asian Games 2026 setelah adanya perubahan komposisi peserta. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan oleh DPP PERBASI untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin, dengan target tidak sekadar berpartisipasi, tetapi juga lolos dari Pool A meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh.

Skuad Merah Putih akan bersaing dengan Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi, tiga negara yang memiliki peringkat FIBA lebih tinggi. Meski demikian, optimisme tetap dijaga karena Indonesia bertekad membawa tim terbaik ke ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Indonesia Dapat Kesempatan Tampil Berkat Mundurnya Satu Peserta

Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP PERBASI, Jeremy Imanuel Santoso, menjelaskan bahwa peluang Indonesia tampil di Asian Games 2026 datang setelah salah satu negara peserta memutuskan mundur.

Menurut Jeremy, pihak FIBA Asia bersama Local Organizing Committee (LOC) Asian Games menghubungi PERBASI sekitar satu setengah bulan lalu untuk menyampaikan kabar tersebut.

“Ini kabar baru bagi kami di BTN. Sekitar 1,5 bulan lalu kami dihubungi FIBA Asia dan juga LOC Asian Games bahwa ada satu tim mundur,” ujar Jeremy.

Sebelumnya, daftar peserta Asian Games ditentukan berdasarkan peringkat FIBA Asia dengan batas klasemen hingga Desember 2025. Pada daftar awal, Indonesia belum masuk dalam peserta otomatis.

Namun, mundurnya salah satu negara membuka peluang bagi Timnas Basket Indonesia untuk mengisi slot yang kosong dan kembali bersaing di level Asia.

PERBASI Bergerak Cepat Selesaikan Administrasi

Kesempatan yang datang secara mendadak membuat PERBASI harus bergerak cepat dalam memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Jeremy mengungkapkan bahwa koordinasi dilakukan bersama Chef de Mission (CdM) Indonesia agar seluruh proses berjalan lancar dalam waktu yang relatif singkat.

Menariknya, proses tersebut menjadi lebih efektif karena Wakil Menteri yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua BTN DPP PERBASI, Todotua Pasaribu, turut membantu sinkronisasi antarinstansi.

“Sinkronisasinya jauh lebih cepat dan efisien untuk memastikan administrasi dan juga kelengkapan lainnya dapat dipenuhi dengan waktu yang singkat,” jelas Jeremy.

Langkah cepat tersebut memastikan Indonesia tidak kehilangan kesempatan emas untuk tampil di Asian Games 2026.

Fokus Ganda: Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 dan Asian Games

Di tengah persiapan menuju Asian Games, Timnas Basket Indonesia juga memiliki agenda penting lainnya, yakni Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.

Indonesia dijadwalkan menghadapi tiga negara Asia Tenggara dan Asia Timur dalam waktu yang berdekatan, yaitu:

  • 28 Agustus 2026: Indonesia vs Singapura
  • 30 Agustus 2026: Indonesia vs Hong Kong
  • 31 Agustus 2026: Indonesia vs Malaysia

Jeremy menjelaskan bahwa fokus tim saat ini masih tertuju pada ajang tersebut sebelum beralih sepenuhnya ke persiapan Asian Games.

“Kebetulan juga timnas sendiri sedang persiapkan tim untuk Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 yang akan main pada tanggal 28, 30, dan 31 Agustus ini,” katanya.

Setelah agenda tersebut selesai, pemanggilan pemain untuk Asian Games akan kembali dilakukan pada pekan kedua September guna mematangkan persiapan menghadapi lawan-lawan kuat.

PERBASI Ingin Turunkan Seluruh Pemain Terbaik

DPP PERBASI memastikan akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk membentuk skuad paling kompetitif.

Tidak hanya mengandalkan pemain yang berlaga di kompetisi nasional, federasi juga berupaya memanggil pebasket Indonesia yang sedang berkarier di liga profesional luar negeri.

Menurut Jeremy, kehadiran pemain-pemain tersebut akan meningkatkan kualitas tim sekaligus memperbesar peluang Indonesia bersaing di level Asia.

“Kita pastinya ingin siapkan tim terbaik dengan pemain terbaik. Maka dari itu di BTN berusaha secara keras untuk memastikan partisipasi dari beberapa pemain kita yang main di liga profesional luar Indonesia,” ungkapnya.

Strategi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kombinasi antara pengalaman internasional dan talenta muda yang sedang berkembang.

PERBASI Optimistis dengan Persiapan Tim

Sekretaris Jenderal DPP PERBASI, Nirmala Dewi, menegaskan bahwa Asian Games merupakan momentum penting untuk menunjukkan perkembangan basket Indonesia.

Ia memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif sehingga hanya pemain terbaik yang akan memperkuat Merah Putih di Aichi-Nagoya.

“DPP PERBASI memaksimalkan momentum ini dengan persiapkan tim sebaik mungkin. Saat ini, semuanya sedang melakukan persiapan dan pemain yang nantinya mewakili Indonesia di Asian Games adalah yang terbaik setelah melewati berbagai tahapan,” ujar Nirmala.

Nirmala juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh kepada Timnas Basket agar mampu tampil maksimal di ajang tersebut.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar Timnas kita bisa mencatatkan hasil terbaik dan membawa kebanggaan untuk Indonesia.”

Tantangan Berat di Pool A Asian Games 2026

Perjalanan Timnas Basket Indonesia di fase grup dipastikan tidak akan mudah.

Berdasarkan ranking FIBA terbaru, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-94 dunia, jauh di bawah para pesaingnya di Pool A.

Adapun posisi calon lawan Indonesia adalah:

  • Jepang: Peringkat 22 dunia
  • Korea Selatan: Peringkat 54 dunia
  • Arab Saudi: Peringkat 65 dunia

Perbedaan peringkat tersebut menunjukkan besarnya tantangan yang harus dihadapi skuad Garuda.

Namun, Jeremy menegaskan bahwa tim tetap memasang target tinggi, yakni lolos dari fase grup.

“Kita harapkan semua bisa join. Lalu kita ingin targetkan lolos pool walaupun kita juga tahu di pool ini kita ranking paling rendah dan lawan tim besar seperti Jepang, Korea Selatan, dan Saudi Arabia,” tegas Jeremy.

Jadwal Timnas Basket Indonesia di Asian Games 2026

Timnas Basket Indonesia akan memulai perjuangannya di Pool A Asian Games 2026 dengan menghadapi sederet lawan kuat.

Berikut jadwal pertandingan Indonesia:

  • 10 September 2026: Indonesia vs Jepang
  • 11 September 2026: Indonesia vs Korea Selatan
  • 13 September 2026: Indonesia vs Arab Saudi

Jadwal yang padat menuntut kondisi fisik, mental, dan kedalaman skuad yang prima agar mampu bersaing hingga pertandingan terakhir.

Misi Berat, tetapi Peluang Tetap Terbuka

Meski berstatus sebagai tim dengan ranking FIBA terendah di grup, Timnas Basket Indonesia tidak ingin hanya menjadi pelengkap di Asian Games 2026.

Kehadiran pemain-pemain terbaik, persiapan yang matang, serta pengalaman menghadapi tim-tim kuat di level internasional diharapkan menjadi modal penting bagi Merah Putih untuk menciptakan kejutan.

Jika mampu tampil disiplin dan memaksimalkan setiap pertandingan, bukan tidak mungkin Indonesia dapat melampaui ekspektasi dan mewujudkan target besar, yakni lolos dari Pool A serta mengukir prestasi membanggakan di Asian Games 2026.

BACA JUGA :