• BTC$63,376.00
    0.55%
  • ETH$1,874.36
    0.39%
  • USDT$1.00
    0.00%
  • BNB$581.08
    -1.58%
  • USDC$1.00
    0.00%
  • XRP$1.07
    0.89%
  • SOL$73.09
    0.08%
  • TRX$0.33
    0.34%
  • STETH$1,875.06
    0.41%
  • HYPE$52.86
    1.08%
  • DOGE$0.07
    -0.12%
  • USDS$1.00
    -0.03%
  • LEO$9.77
    0.13%
  • WSTETH$2,325.22
    0.41%
  • RAIN$0.01
    -3.40%

SBOTOP: Prancis Tak Akan Beri Perlakuan Khusus untuk Lamine Yamal

Lamine Yamal kembali menjadi sorotan utama jelang laga Prancis vs Spanyol di babak semifinal Piala Dunia 2026. Penampilan gemilang wonderkid Barcelona tersebut sepanjang turnamen membuat banyak pihak memprediksi Prancis akan menyiapkan taktik khusus untuk meredam pergerakannya.

Namun, anggapan itu langsung ditepis oleh gelandang Les Bleus, Adrien Rabiot. Menurutnya, tim asuhan Didier Deschamps tidak akan mengubah pendekatan permainan hanya untuk menghentikan satu pemain, meski Yamal tengah tampil impresif bersama La Roja.

Pertandingan yang akan digelar di AT&T Stadium, Arlington, pada Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB itu akan menentukan satu tiket menuju final Piala Dunia 2026. Pemenangnya akan berhadapan dengan Argentina atau Inggris dalam perebutan gelar juara dunia.

Lamine Yamal Jadi Ancaman, Tapi Bukan Satu-satunya

Performa Lamine Yamal sepanjang Piala Dunia 2026 memang layak mendapat perhatian. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan menciptakan peluang membuat pemain berusia 19 tahun itu menjadi salah satu motor serangan Spanyol.

Meski demikian, Adrien Rabiot menilai kekuatan La Roja tidak hanya bergantung pada satu sosok. Menurutnya, Spanyol memiliki kualitas merata di setiap lini sehingga Prancis harus fokus menghadapi keseluruhan permainan lawan.

Rabiot menegaskan bahwa Les Bleus tidak memiliki rencana khusus untuk melakukan penjagaan individu terhadap Yamal.

“Tidak ada rencana anti-Lamine Yamal. Kami fokus menghadapi tim Spanyol secara keseluruhan, bukan hanya satu pemain,” ujar Rabiot kepada awak media.

Prancis Waspadai Seluruh Kekuatan La Roja

Rabiot menilai Spanyol merupakan salah satu tim paling komplet di Piala Dunia 2026.

Selain memiliki pemain-pemain depan yang berbahaya, La Roja juga dikenal dengan penguasaan bola yang dominan, pergerakan tanpa bola yang rapi, serta kemampuan menciptakan ruang sempit di area pertahanan lawan.

Karena itu, menurut mantan gelandang Juventus tersebut, akan menjadi kesalahan besar jika Prancis hanya memusatkan perhatian kepada Lamine Yamal.

“Kami tahu Spanyol berbahaya dalam banyak aspek. Mereka memiliki pemain depan berkualitas, penguasaan bola yang sangat baik, kemampuan menemukan ruang di sekitar kotak penalti, dan kombinasi permainan yang sulit dihentikan. Kami harus mengantisipasi semuanya, bukan hanya satu individu,” jelasnya.

Rivalitas Lama Rabiot dan Lamine Yamal Kembali Berlanjut

Semifinal kali ini juga menghadirkan cerita menarik antara Adrien Rabiot dan Lamine Yamal.

Keduanya pernah menjadi sorotan pada semifinal Euro 2024, ketika Rabiot sempat menyatakan bahwa Yamal masih harus membuktikan kualitasnya di level tertinggi.

Namun, komentar tersebut justru menjadi motivasi bagi sang pemain muda. Dalam pertandingan itu, Yamal mencetak gol spektakuler yang membantu Spanyol mengalahkan Prancis dengan skor 2-1 sekaligus memastikan langkah ke partai final.

Usai pertandingan, bintang Barcelona itu juga sempat memberikan respons melalui media sosial yang ramai diperbincangkan para penggemar sepak bola.

Saat kembali ditanya mengenai komentarnya dua tahun lalu, Rabiot mengaku tidak lagi mengingat secara detail apa yang pernah diucapkannya. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pendapat tersebut merupakan pandangannya pada saat itu.

“Saya tidak ingat persis apa yang saya katakan. Tetapi jika memang saya mengatakannya, itu adalah apa yang saya pikirkan saat itu. Ini tetap pertandingan sepak bola, dan kami tidak takut menghadapi siapa pun,” kata Rabiot.

Les Bleus Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Menjelang duel melawan Spanyol, Rabiot menilai kondisi Timnas Prancis berada dalam situasi yang sangat positif.

Menurutnya, perjalanan Les Bleus menuju semifinal berlangsung sesuai rencana. Tim berhasil menunjukkan performa yang konsisten, baik dari sisi permainan maupun mental bertanding.

Rabiot optimistis seluruh persiapan yang dilakukan selama turnamen akan menjadi modal penting untuk menghadapi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia 2026.

“Dengan perjalanan yang kami lalui sejauh ini, kami tiba di semifinal dalam kondisi terbaik. Semua berjalan sesuai harapan. Sulit rasanya meminta persiapan yang lebih baik dari ini. Namun, pada akhirnya semua akan ditentukan oleh apa yang terjadi di atas lapangan,” ujarnya.

Duel Dua Kekuatan Besar Eropa

Pertandingan Prancis kontra Spanyol diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama tampil konsisten sejak fase grup dan diperkuat sejumlah pemain bintang yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.

Di satu sisi, Spanyol mengandalkan kreativitas pemain muda seperti Lamine Yamal untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara itu, Prancis datang dengan kombinasi pengalaman, kualitas individu, dan kedalaman skuad yang membuat mereka tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara.

Meski Yamal dipastikan akan menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Les Bleus, Prancis memilih tetap berpegang pada filosofi permainan kolektif. Bagi Adrien Rabiot dan rekan-rekannya, menghentikan Spanyol bukan hanya soal meredam satu pemain, melainkan mengatasi kekuatan tim secara keseluruhan demi mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2026.

BACA JUGA :