Pelatih Timnas Spanyol, Luis De La Fuente, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya setelah La Furia Roja berhasil menyingkirkan Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski menang tipis, sang pelatih menilai kemenangan tersebut memiliki arti besar karena diraih melalui perjuangan yang sangat berat.
Spanyol harus bekerja keras untuk memastikan tiket ke babak perempat final setelah menghadapi Portugal dalam pertandingan yang sejak awal disebut sebagai salah satu duel terbesar di fase gugur turnamen.
Laga yang berlangsung di Piala Dunia 2026 tersebut mempertemukan dua kekuatan besar Eropa. Banyak pihak bahkan menyebut pertemuan Spanyol dan Portugal sebagai “final kepagian” karena kedua tim memiliki kualitas yang layak untuk melangkah jauh di turnamen ini.
Pertandingan berjalan ketat sejak menit pertama. Kedua tim sama-sama menunjukkan permainan disiplin, dengan peluang yang tercipta sangat terbatas.
Ketika pertandingan hampir berakhir tanpa gol, Spanyol akhirnya menemukan momen penentu. Pemain pengganti Mikel Merino muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol pada masa injury time yang memastikan kemenangan 0-1 atas Portugal.
Bagi Luis De La Fuente, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi bukti mentalitas dan karakter kuat yang dimiliki para pemainnya.
De La Fuente Sebut Duel Spanyol vs Portugal Seperti Final
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Luis De La Fuente memberikan pujian besar kepada anak asuhnya yang mampu melewati salah satu ujian terberat di Piala Dunia 2026.
Pelatih berusia 64 tahun itu mengakui bahwa Portugal memberikan perlawanan luar biasa dan membuat Spanyol harus mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Menurut De La Fuente, pertandingan tersebut memiliki kualitas yang sangat tinggi dan pantas disebut sebagai pertandingan final meskipun digelar di babak 16 besar.
“Ini adalah pertandingan yang benar-benar luar biasa. Laga ini seperti final sebelum final,” ujar De La Fuente.
Ia menilai kedua tim memiliki ambisi besar dan kualitas pemain kelas dunia, sehingga pertandingan berjalan sangat intens dari awal hingga akhir.
Bagi Spanyol, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mampu menghadapi tekanan besar dalam pertandingan dengan atmosfer seperti laga final.
Spanyol Harus Bertahan dari Tekanan Portugal
Meski akhirnya keluar sebagai pemenang, De La Fuente mengakui bahwa Spanyol tidak mampu bermain dengan kebebasan penuh seperti biasanya.
Portugal tampil agresif dan terus memberikan tekanan sepanjang pertandingan. Permainan cepat serta kualitas individu para pemain Selecao membuat Spanyol harus lebih banyak bertahan dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang.
De La Fuente mengaku sudah memperkirakan bahwa pertandingan melawan Portugal tidak akan berjalan mudah.
“Seperti yang sudah kami perkirakan, pertandingan ini sangat sulit untuk dimenangkan. Kami benar-benar harus menderita hingga detik terakhir pertandingan,” kata De La Fuente.
Menurutnya, keberhasilan Spanyol tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga kemampuan para pemain untuk tetap tenang ketika berada dalam situasi sulit.
Gol Mikel Merino di menit akhir menjadi bukti bahwa Spanyol memiliki pemain yang mampu memberikan perbedaan ketika kesempatan datang.
Mikel Merino Jadi Pahlawan Spanyol
Satu nama yang paling disorot dalam kemenangan Spanyol adalah Mikel Merino.
Masuk sebagai pemain pengganti, gelandang tersebut mampu memberikan dampak besar dengan mencetak gol kemenangan pada momen paling penting.
Gol tersebut tidak hanya membawa Spanyol lolos ke perempat final, tetapi juga memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki De La Fuente.
Spanyol tidak hanya bergantung pada pemain utama, tetapi memiliki banyak opsi yang bisa menjadi pembeda ketika pertandingan membutuhkan solusi.
Belgia Menanti Spanyol di Babak Perempat Final
Setelah melewati ujian berat melawan Portugal, Spanyol kini harus bersiap menghadapi tantangan berikutnya di babak perempat final.
Lawan yang akan mereka hadapi adalah Timnas Belgia, yang berhasil memastikan tempat di delapan besar setelah tampil dominan melawan Amerika Serikat.
Belgia meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1, menunjukkan bahwa mereka juga datang ke fase ini dengan kepercayaan diri tinggi.
Pertemuan Spanyol kontra Belgia diprediksi akan kembali menjadi pertandingan menarik karena kedua tim memiliki gaya bermain menyerang serta dihuni pemain-pemain berkualitas.
De La Fuente tentu berharap momentum positif setelah kemenangan atas Portugal dapat terus berlanjut. Namun, ia juga sadar bahwa Belgia akan menjadi tantangan besar berikutnya dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara dunia.
Spanyol Terus Memburu Gelar Piala Dunia 2026
Kemenangan atas Portugal memperkuat status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Meski harus melalui laga sulit, La Furia Roja menunjukkan bahwa mereka memiliki mental juara dan kemampuan untuk menang dalam situasi penuh tekanan.
Kini, fokus Spanyol beralih kepada Belgia. Jika mampu kembali melewati ujian tersebut, langkah mereka menuju semifinal dan peluang meraih trofi Piala Dunia akan semakin terbuka lebar.
Bagi Luis De La Fuente, kemenangan atas Portugal menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan timnya, sekaligus pengingat bahwa setiap pertandingan di fase gugur membutuhkan perjuangan maksimal.
BACA JUGA :