Manchester United mencuri perhatian publik sepak bola Inggris usai meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (25/1/2026). Namun, di balik hasil mengejutkan tersebut, manajer interim MU Michael Carrick justru memilih bersikap tenang dan menolak larut dalam euforia.
Carrick menegaskan bahwa kemenangan atas Arsenal hanyalah satu langkah kecil dalam perjalanan panjang musim ini. Menurutnya, MU masih menghadapi banyak laga krusial yang menuntut fokus dan konsistensi penuh.
Debut Impresif Carrick Berlanjut
Hasil positif di Emirates memperpanjang awal manis Michael Carrick sebagai manajer interim Manchester United. Setelah sebelumnya sukses menaklukkan Manchester City yang berada di papan atas klasemen, Setan Merah kembali menunjukkan karakter kuat dengan menumbangkan Arsenal di kandangnya sendiri.
Dalam pertandingan tersebut, tiga gol MU dicetak oleh Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Matheus Cunha. Sementara dua gol Arsenal hadir lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez serta sepakan Mikel Merino.
Tambahan tiga poin ini membawa Manchester United naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 38 poin dari 23 pertandingan. Meski begitu, MU masih terpaut cukup jauh dari Arsenal dengan selisih 12 poin.
Pantang Terlena, Fokus Laga Berikutnya
Meski meraih dua kemenangan besar secara beruntun, Carrick mengingatkan timnya untuk tidak cepat berpuas diri. Terlebih, MU telah tersingkir dari dua ajang piala domestik dan kini hanya memiliki 15 laga Premier League tersisa hingga akhir musim.
Fokus utama MU selanjutnya adalah laga kontra Fulham di Old Trafford pekan depan.
“Saya tidak terbawa suasana. Justru setiap pertandingan ke depan terasa semakin besar,” ujar Carrick seperti dikutip dari ESPN.
“Kami tidak boleh terlena. Masih banyak hal penting yang harus kami perbaiki dan tingkatkan. Kemenangan ini memberi energi dan kepercayaan diri, tetapi kami harus tetap rendah hati dan memahami bagaimana hasil ini bisa kami dapatkan,” lanjutnya.
Carrick juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas kerja keras yang sama seperti saat mengalahkan City dan Arsenal, dua tim papan atas Liga Inggris.
Enggan Bahas Masa Depan di Kursi Manajer MU
Saat ditanya soal peluangnya menjadi pelatih permanen Manchester United, Carrick memilih menghindari spekulasi. Mantan gelandang Setan Merah itu menegaskan bahwa fokusnya sepenuhnya tertuju pada performa tim, bukan pada masa depan pribadinya.
“Saya tidak akan membahas soal posisi manajer setiap pekan. Saya menikmati peran ini dan akan terus melakukan yang terbaik,” tegasnya.
Carrick juga menyoroti pentingnya membangun kebiasaan positif sejak awal masa kepemimpinannya. Ia memuji respons para pemain yang dinilainya sangat profesional dan cepat beradaptasi.
“Kami baru bersama kurang dari dua minggu, jadi yang terpenting adalah membangun rutinitas dan kebiasaan yang benar. Para pemain luar biasa dalam hal itu,” katanya.
Menurut Carrick, melihat terlalu jauh ke depan justru bisa menjadi bumerang. Oleh karena itu, MU akan menjalani sisa musim dengan pendekatan sederhana: fokus satu laga ke laga berikutnya.
“Kami akan menjalani musim ini pekan demi pekan. Menikmati momen, memanfaatkan emosi dan kepercayaan diri, tapi tetap berpijak di tanah,” pungkas Carrick.
BACA JUGA :