• BTC$95,426.54
    4.35%
  • ETH$3,330.58
    7.09%
  • USDT$1.00
    0.06%
  • XRP$2.17
    5.18%
  • BNB$949.47
    4.73%
  • SOL$145.57
    4.43%
  • USDC$1.00
    -0.06%
  • STETH$3,329.19
    7.02%
  • TRX$0.31
    1.57%
  • DOGE$0.15
    8.10%
  • ADA$0.42
    9.01%
  • WSTETH$4,076.85
    7.09%
  • XMR$669.33
    3.83%
  • BCH$614.60
    -1.43%
  • WBTC$95,207.53
    4.36%

SBOTOP Bruno Fernandes Bela Cristiano Ronaldo : CR7 Masih Sosok Kunci Timnas Portugal

Menjelang Piala Dunia 2026, nama Cristiano Ronaldo kembali memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola Portugal. Di usia yang menginjak 40 tahun, sang megabintang masih menjadi sorotan, baik karena kontribusinya di lapangan maupun karena munculnya anggapan bahwa Timnas Portugal bisa bermain lebih baik tanpa kehadirannya. Namun, pandangan tersebut ditepis langsung oleh rekan setimnya, Bruno Fernandes.

Gelandang Manchester United itu dengan tegas membela Cristiano Ronaldo dan menilai sang kapten masih memiliki peran penting dalam skuad Portugal. Menurut Fernandes, kontribusi Ronaldo tidak selalu bisa diukur hanya dari jumlah gol, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap struktur permainan dan ruang yang tercipta bagi pemain lain.

Bruno Fernandes Bantah Portugal Lebih Baik Tanpa Ronaldo

Perdebatan soal peran Ronaldo kembali menguat setelah Portugal mencatat kemenangan telak 9-1 atas Armenia pada laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo absen akibat skorsing, sementara Portugal tampil sangat dominan dan ofensif.

Sebagian pihak kemudian menyimpulkan bahwa permainan Portugal menjadi lebih cair tanpa kehadiran Ronaldo. Namun, Bruno Fernandes memiliki pandangan berbeda. Ia menegaskan bahwa satu pertandingan tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk menilai penting atau tidaknya seorang pemain sekelas Ronaldo.

“Cristiano di dalam kotak penalti masih merupakan pemain dengan level yang sangat tinggi,” ujar Fernandes dalam wawancara dengan Canal 11. Menurutnya, Ronaldo tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan dan mampu mengubah dinamika permainan hanya dengan kehadirannya.

Pengaruh Ronaldo di Dalam dan Luar Kotak Penalti

Fernandes menjelaskan bahwa kehadiran Ronaldo membuat bek lawan lebih fokus dan waspada, sehingga membuka ruang bagi pemain lain. Hal ini sering kali tidak terlihat secara kasat mata, tetapi sangat terasa dalam skema permainan tim.

“Ia menarik perhatian bek lawan dan menciptakan ruang bagi pemain lain,” kata Fernandes. Ia juga membandingkan karakter permainan Ronaldo dengan striker lain seperti Gonçalo Ramos. Menurutnya, setiap pemain memiliki kelebihan masing-masing yang membawa dampak berbeda bagi tim.

Ketika Ronaldo tidak bermain, Ramos menawarkan intensitas pressing dan pergerakan diagonal yang agresif. Namun saat Ronaldo berada di lapangan, Portugal memiliki referensi serangan yang kuat di kotak penalti, sesuatu yang sulit digantikan sepenuhnya oleh pemain lain.

Adaptasi Taktik dan Peran Setiap Pemain

Bruno Fernandes menekankan bahwa sepak bola modern menuntut adaptasi. Ia memberi contoh perbedaan perannya dengan Bernardo Silva di posisi nomor 10. Bernardo unggul dalam menjaga penguasaan bola, sementara Fernandes dikenal dengan visi dan umpan akhirnya.

“Setiap pemain memberi sesuatu dan mengurangi hal lain. Cristiano juga sama seperti kami,” ujar Fernandes. Menurutnya, tugas tim dan pelatih adalah memaksimalkan kelebihan setiap pemain agar tim nasional mendapat manfaat maksimal.

Pendekatan inilah yang dinilai Fernandes harus terus dikembangkan Portugal jelang Piala Dunia 2026, bukan memperdebatkan apakah Ronaldo sebaiknya bermain atau tidak.

Rekam Jejak Cristiano Ronaldo Bersama Portugal

Tak bisa dimungkiri, Cristiano Ronaldo adalah figur paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal. Sejak debutnya pada 2003, ia telah mencatatkan 226 penampilan dan mencetak 143 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa sepak bola internasional putra.

Pengalaman panjang tersebut menjadi nilai tambah tersendiri, terutama dalam turnamen besar. Meski sempat diragukan setelah dicadangkan pada Piala Dunia 2022 di bawah Fernando Santos, Ronaldo kembali menemukan perannya di era pelatih baru Roberto Martinez.

Performa konsistennya bersama Al Nassr di Liga Pro Saudi juga menjadi faktor utama kembalinya Ronaldo sebagai pilihan utama di Timnas Portugal.

Bruno Fernandes Soroti Tanggung Jawab Tim

Fernandes mengakui bahwa ada anggapan para pemain Portugal merasa lebih bebas ketika Ronaldo tidak berada di lapangan. Namun, ia menilai jika hal itu benar terjadi, maka kesalahan bukan terletak pada Ronaldo.

“Jika itu terjadi, sebagian itu adalah kesalahan kami,” ujar Fernandes. Ia menegaskan para pemain seharusnya tidak terbebani oleh kehadiran Ronaldo, melainkan memanfaatkan kualitas yang dimilikinya untuk kepentingan tim.

Menurut Fernandes, Portugal tidak boleh bergantung sepenuhnya pada satu pemain, tetapi juga tidak boleh mengabaikan kontribusi besar yang bisa diberikan oleh sosok seperti Ronaldo.

Ekspektasi Tinggi Portugal di Piala Dunia 2026

Portugal melaju ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil solid di babak kualifikasi. Dari enam pertandingan, mereka meraih empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Portugal mencetak 20 gol dan hanya kebobolan tujuh kali, dengan Ronaldo menyumbang lima gol.

Bruno Fernandes sendiri menyatakan kesiapannya untuk berkorban demi tim. Ia bahkan rela duduk di bangku cadangan jika hal tersebut membawa Portugal menjadi juara dunia.

“Saya ingin bermain di Piala Dunia 2026, tetapi jika saya harus duduk di bangku cadangan demi kami menjadi juara, saya akan menandatanganinya dua kali,” katanya.

Mimpi Terakhir Ronaldo dan Harapan Portugal

Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan menjadi kesempatan terakhir bagi Cristiano Ronaldo untuk meraih satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia menangkan. Kesadaran akan hal itu justru menjadi motivasi tambahan bagi seluruh skuad Portugal.

“Kami bermimpi memenangkan Piala Dunia dan tanggung jawab itu adalah hal yang positif,” ujar Fernandes. Ia menegaskan pentingnya persatuan tim, evaluasi berkelanjutan, dan kesiapan mental menghadapi turnamen yang tidak akan berjalan sempurna.

Dengan kombinasi pengalaman, talenta muda, dan kepemimpinan figur seperti Cristiano Ronaldo, Portugal berharap mampu melangkah lebih jauh dan membawa pulang kehormatan tertinggi di sepak bola dunia.

BACA JUGA :